Foto video obat aborsi

 

obat aborsi

Penjual obat aborsi terpercaya

jual obat aborsi

 

Berikut ini adalah tanda – tanda kehamilan:

1. Payudara Bengkak

Payudara menjadi bengkak dan memakai bra akan merasa sedikit tidak nyaman karena payudara mulai terasa nyeri saat disentuh. Hal ini di ikuti dengan perubahan bentuk puting yang semakin membesar serta warna aerola semakin gelap dari biasanya. Guratan pembuluh darah pun semakin kelihatan di awal kehamilan ini.

2. Nafas Lebih Pendek

Rutinitas yang biasa anda lakukan sehari-hari akan terasa semakin berat dan membuat anda merasa terengah-engah mengatur nafas. Itu dikarenakan janin yang mulai tumbuh membutuhkan oksigen sehingga menggunakan jatah oksigen yang anda hirup.

3. Mudah Lelah

Rasa lelah pada wanita hamil dipicu oleh peningkatan hormon saat hamil. Hal ini biasanya terjadi pada tri semester awal usia kehamilan.
Saat hamil, wanita akan memproduksi Hormon Progesteron dalam jumlah yang cukup besar dan merasa sangat capai seperti orang yang kerja tanpa henti dan beristirahat.

4. Mual

Perasaan mual ini sering di alami oleh wanita hamil pada 6 minggu pertama, namun tidak menutup kemungkinan ada yang mengalami rasa mual tersebut lebih awal.

Dikarenakan adanya perubahan hormon secara drastis di dalam tubuh si calon Ibu. Mual dan muntah ini sering disebut sebagai “Morning Sickness”. Karena hal ini biasanya sering terjadi di pagi hari pada beberapa hari setelah terjadi pembuahan.

5. Perut Keram

Keram pada perut juga merupakan tanda bahwa seseorang sedang hamil. jika anda punya program untuk memiliki momongan dan anda sering mengalami keram pada perut bisa jadi anda sedang hamil.

6. Sering Buang Air Kecil

Saat tidur nyenyak atau saat anda beraktivitas kini mulai terganggu karena harus sering kekamar kecil. Hal ini disebabkan karena saat tubuh berbadan dua tubuh menghasilkan lebih banyak cairan dan kandung kemih pun bekerja lebih keras dari biasanya yang menjadikan anda lebih sering ingin buang air kecil. Keluhan buang air kecil ini akan berkurang setelah usia kehamilan 12 minggu dan akan timbul kembali saat usia kehamilan 28 minggu.

7. Perut Kembung dan Sembelit

Biasanya saat wanita sedang hamil hormon progestron akan meningkat dan menjadikan proses pencernaan melambat yang mengakibatkan susah buang air besar atau sembelit serta perut kembung.

8. Sakit Kepala

Sebagian besar wanita sering mengeluh mengalami sakit kepala pada saat mereka hamil.

9. Ngidam atau Menolak Makanan

Tiba-tiba sangat ingin makan sesuatu atau makanan yang sebelumnya anda tidak suka dan sulit untuk ditahan maka bisa dikatakan anda sedang ngidam. Namun ada kalanya anda yang biasanya menyukai makanan favorit kini tiba-tiba anda tidak sanggup untuk memakannya, hal tersebut merupakan tanda awal kehamilan.

10. Perubahan Mood

Mood pada wanita biasanya akan berubah saat hamil yang diakibatkan oleh perubahan hormon dalam tubuh mereka.

Demikian 10 tanda-tanda awal kehamilan yang mungkin bermanfaat untuk anda yang ingin mengetahui kondisi anda sedang hamil atau tidak. Namun untuk hasil yang lebih akurat silahkan anda bisa cek melalui USG.

JANGAN PERCAYA MITOS PENCEGAH KEHAMILAN INI !

Bagi sebagian orang, memakai kondom bukanlah hal yang menyenangkan. Pasalnya, banyak masyarakat yang merasa bahwa memakai alat kontrasepsi tersebut bisa mengurangi kenikmatan bercinta. Karenanya, banyak sekali kehamilan tak diinginkan yang terjadi.

Demi menikmati hubungan seksual tanpa pengaman, banyak sekali mitos pencegah kehamilan yang tersebar. dan sayangnya masih banyak masyarakat yang memercayai hal tak masuk akal tersebut. Berikut ini mitos tak masuk akal yang katanya bisa mencegah kehamilan !

Membersihkan sperma pada Ms. V dengan segera.

Ini adalah mitos yang paling sering dilakukan. Dilansir dari TheIndusParent, membersihkan sperma dari liang vagina setelah terjadinya ejakulasi tidak mencegah kehamilan. Hal tersebut disebabkan karena saat orgasme, otot-otot di vagina pun mengalami kontraksi yang membawa semen ke sel telur. Jadi meskipun kamu membersihkan vagina setelah bercinta, sebagian sperma sudah berada terlalu dalam untuk dibersihkan.

Lompat-lompat setelah bercinta.

Jangan buang waktumu untuk melakukan hal tersebut karena sperma takkan keluar dari bagian dalam vagina. Hal tersebut dikarenakan sperma yang tak sama seperti air dan bisa meluncur turun ketika kamu menggoyangkan tubuh.

Mencabut Mr. P sebelum ejakulasi.

Biasanya hal ini sering terjadi ketika sang suami dan istri sama-sama tidak memakai alat kontrasepsi. Namun sayangnya para ahli sepakat bahwa teknik ini tidak terlalu efektif untuk mencegah kehamilan karena cairan yang keluar sebelum ejakulasi juga mengandung sperma dan bisa menyebabkan kehamilan.

Meminum soda sebelum berhubungan intim.

Sebagian masyarakat percaya bahwa minuman soda yang memiliki kadar kafein tinggi bisa menurunkan kesuburan para pria. Namun sayangnya kamu harus kembali kecewa karena hal tersebut tak bisa dibuktikan secara ilmiah. Soda tak memiliki pengaruh terhadap kualitas sperma.

Saat menyusui tidak bisa hamil.

Memang benar bila menyusui eksklusif setiap 2 sampai 3 jam termasuk pada jam tidur dapat menunda kehamilan. Namun tak ada jaminan 100% bahwa perempuan tak dapat hamil karenanya. Menyusui hanya akan menunda ovulasi.

Mengatur posisi saat berhubungan seksual.

Dilansir dari ePsyClinic, Dr. Smriti Sawhney Joshi mengatakan bahwa tidak ada posisi apapun yang bisa mencegah terjadinya kehamilan. Hal tersebut dikarenakan satu tetes sperma yang masuk ke dalam tubuh wanita melalui segala macam posisi seks sudah cukup untuk menghasilkan kehamilan.

Minum Banyak Aspirin.

Aspirin adalah tablet yang sering dipakai untuk mengurangi nyeri dan sakit kepala. Mitos yang beredar adalah.. minum setidaknya 20 aspirin bisa mencegah kehamilan. Padahal, minum banyak aspirin tidak akan mencegah kehamilan dan membahayakan kesehatan Anda

Wanita yang berhubungan intim saat menstruasi, tidak akan hamil.

itu hanyalah mitos, karena kehamilan atau pembuahan dapat terjadi di masa menstruasi. Kehamilan atau pembuahan saat masa menstruasi bukan hal yang tidak mungkin, terlebih lagi jika hubungan intim dilakukan tanpa alat kontrasepsi. Pembuahan ini sangat mungkin terjadi, terutama pada wanita yang memiliki siklus yang lebih pendek, misalnya saja hanya 21 hari (rata-rata siklus wanita adalah 28 hari).┬áSel sperma bisa hidup 3 – 5 hari,┬áJika seorang wanita melakukan hubungan intim di masa-masa akhir menstruasi, masih ada kemungkinan bahwa sel telur sudah mulai dilepaskan dari indung telur, sehingga kehamilan sangat mungkin terjadi. Terlebih lagi, sperma yang sudah masuk ke dalam saluran reproduksi wanita dapat bertahan hidup 3 hingga 5 hari. Dan ingatlah! hanya dibutuhkan 1 sel sperma untuk membuahi sel telur.

Bercinta didalam air.

Mengapa banyak yang menganggap bercinta di dalam air tidak akan membuahkan kehamilan, mungkin karena secara logika ketika sperma keluar pada saat melakukan hubungan intim, maka sperma akan luruh bersama air. Padahal sebenarnya, sperma akan tetap bisa masuk ke dalam vagina dan berenang menuju uterus. Jadi, bercinta di dalam air tetap saja berpotensi menghasilkan kehamilan.